Catatan Saham Bedah laporan keuangan, satu emiten per tulisan
← Semua tulisan

Kenapa Industri Timah Penting bagi Dunia

Solder, pasokan yang terkonsentrasi, dan stok yang tipis.

TINSData per 3 Nov 20264 menit baca

Perekat dunia elektronik

Solder menyerap sekitar 50% permintaan timah dunia (Coface). Solder adalah sambungan logam antara chip, papan sirkuit, server, panel surya, dan kendaraan listrik. Permintaan tumbuh dari pusat data AI, panel surya, kendaraan listrik, dan pabrik ponsel (satu pejabat TINS menyebut ekspansi Foxconn di India sebagai pendorong). Asosiasi Timah Internasional memperkirakan permintaan naik hingga 40% pada 2030 (Crux Investor). Timah juga hanya sebagian kecil dari biaya sebuah perangkat, tetapi tanpa solder perangkat itu tidak bisa dirakit. Itu pengetahuan umum dan menurut saya alasan permintaannya tidak ikut turun ketika harga naik.

Pasokan terkonsentrasi dan sedang bermasalah

Simpul pasokanPeranKondisi 2026
Chinasekitar 50% produksi logam timah duniasmelter bergantung impor bijih; tambang Yinman (sekitar 9,000 t per tahun, 3% pasokan dunia) berhenti total setelah kecelakaan
Indonesiaprodusen terbesar kedua dan eksportir logam terbesarekspor turun 18% YoY dalam 8 bulan 2026, 1,000 tambang ilegal ditutup, izin RKAB ketat
Myanmar (Wa)tambang Man Maw sekitar 70% output Myanmar, cadangan sekitar 15% duniaditutup sejak Agustus 2023, pulih pelan
Kongo (DRC)tambang Bisie sekitar 6% produksi duniaterganggu konflik M23, sempat ditutup Maret 2025

Kongo dan Myanmar bersama-sama sekitar 20% produksi bijih dunia dan 60% impor bijih China (Coface). Tiga pemasok utama (Kongo, Myanmar, Indonesia) terganggu bersamaan, jadi tidak ada cadangan yang menggantikan. Proyek baru yang berarti, menurut sumber yang sama, belum akan menambah pasokan sebelum 2028.

Neraca yang tipis dan persediaan hanya beberapa hari

Coface memperkirakan produksi logam naik 3% pada 2026 sementara permintaan naik 3.5%, sehingga pasar masuk defisit pertama sejak 2021. Persediaan di gudang London turun dari sekitar 8.8 ribu ton (Juni) ke sekitar 4.3 ribu ton (Oktober). Dengan permintaan dunia 179 ribu ton di semester I 2026 (data manajemen TINS), stok London itu hanya setara sekitar 4 hari konsumsi dunia (hitungan saya, belum termasuk stok Shanghai, pabrik, dan trader).

Harga dan ukuran pasar

Harga timah LME tiga bulan US$51,017 per ton pada 27 Oktober 2026, dibanding tembaga US$14,327. Rekor harganya sekitar US$57-59 ribu (sumber berbeda tanggal). Dengan permintaan sekitar 358 ribu ton per tahun (179 ribu dikali dua), nilai pasar timah sekitar US$18 miliar per tahun menurut hitungan saya. Itu sangat kecil dibanding logam industri lain, jadi uang spekulan dan satu kebijakan bisa menggerakkan harga jauh.

Peran Indonesia dan TINS

Indonesia adalah variabel yang paling bisa ditebak sekaligus paling mudah berubah: kebocoran penyelundupan bijih diperkirakan mencapai 12,000 ton per tahun menurut asosiasi eksportir. Penertiban membuat bijih masuk jalur resmi, dan pangsa TINS dalam ekspor nasional naik ke 56% dalam 8 bulan 2026 dari 34% sepanjang 2025 (IMA). Artinya laba TINS sekarang adalah taruhan pada tiga hal sekaligus: harga global, kebijakan Jakarta, dan pulihnya pesaing di Myanmar dan Kongo.

Sebagian angka adalah hitungan penulis dari data sekunder. Tulisan ini bukan ajakan membeli atau menjual saham.